Kajati Tetapkan 8 Orang Tersangka Kasus Korupsi di Disdik Sumbar,Yang Lainnya Bakal Nyusul

Sumbar-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat SMK di dinas pendidikan Sumatra Barat dengan nilai pagu anggaran sekitar Rp18 Miliar. 

Hal tersebut diungkapkan Hadiman,Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar didamping Kasidik Lexy Fatharany,Senin (27/5/2024) kepada awak media.
”Kita baru usai ekspose,Dalam kasus tesebut dugaan kerugian negara yang dihitung berdasarkan audit internal Kejati sebesar kurang lebih Rp 5,5 Miliar,”kata Hadiman.

Aspidsus menyebut,ada 8 orang,terdiri dari Dinas dan rekanan dalam kasus korupsi di Disdik Sumbar."Untuk nama dan peran akan kita sampaikan pada besok Selasa (27/5) akan dirilis,ya,“ucapnya.

Hadiman mengatakan usai ditetapkan tersangka sebanyak 8 orang,Kejati akan lakukan penetapan dan pengumuman diikuti dengan pemanggilan para tersangka dan pemeriksaan tersangka pada Jumat (31/5) nanti. 

”Terkait dengan total kerugian Rp 5,5 Miliar belum ada pengembalian yang dilakukan oleh para tersangka.Sejauh ini telah diperiksa 37 orang saksi dimana juga termasuk ahli,”ujarnya.

Eks Kajari Mojokerto ini menegaskan akan terus menelusuri dan Hadiman  mengulik kasus tindak pidana korupsi di dunia pendidikan ini.

”Intinya dalam pemeriksaan jika ada  ditemukan (follow the money) arus aliran dana dan siapa saja yang menikmatinya akan tidak tertutup kemungkinan juga bisa jadi tersangka,”tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Hadiman,lamanya proses penyelidikan hingga penetapan tersangka dikarenakan para auditor memerlukan waktu dalam perhitungan kerugian negara.

”Kita tegaskan lagi tidak ada dan tidak ada intervensi yang menganggu proses penyidikan dalam perkara ini,”tutup Hadiman (kumbang)

Komentar Via Facebook :