Dinkes Kabupaten Bener Meriah Gelar Bimtek Keamanan Pangan Bagi Pelaku Industri Rumah Tangga Pangan

Aceh - BENER MERIAH – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bener Meriah melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait dengan Keamanan Pangan Bagi Pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (PKP) selama dua hari kedepan yaitu Rabu dan Kamis (15 s/d 16 Juni 2022) yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Abdul Muis, SE, MT didampingi oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) Hasyimi, S.KM, M.Kes di Caffe Rembele Kampung Bale Atu Kecamatan Bukit, Rabu, 15/6/2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Abdul Muis, SE, MT dalam  sambutannya pada pembukaan kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan yang dinisiasi dan diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah dengan tujuan utama adalah untuk meningkatkan pengetahuan pengusaha industri rumah tangga pangan tentang pengolahan makanan yang baik sesuai persyaratan kesehatan atau standar mutu yang telah ditetntukan oleh pihak terkakt seperti BPOM ( Badan Pengawas Obat dan Makanan), katnya.

Dijelaskan oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Bener Meriah Abdul Muis, SE, MT, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO-World Healt Organization) sangat menekankan tentang tantangan dan peluang terkait dengan Keamanan Pangan, karena ini sangat berkaitan erat dengan penakit akibat pangan. Suatu derah dapat menjadi masalah internasional mengingat saat iniproduksi pangan telah menjadi industry yang diperjual belikan dan juga didistribusikan secara global, jelasnya.

“Perlu kita garis bawahi, bahwa keamanan pangan merupakan kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan terpapar atau cemaran biologi, kimia dan fisik yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia, khususnya dalam wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah,” tegasnya.

Pangan olehan kata Abdul Muis, SE, MT, pangan yang diolah  dan diproduksi harus sesuai dengan cara pembuatan pangan olahan yang baik untuk menjamin mutu dan keamanannya, selain itu pangan yang layak untuk dikonsumsi adalh tidak bususk, tidak menjijikan tentu harus bermutu baik dan babas dari cemaran biologo, kimia dan cemaran fisik, harapnya.

“Berkaitan dengan hal itu semua, maka Dinkes Kabupaten Bener Meriah  melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam upaya pengembangan dan peningkatan pengetahuan bagi pelaku usaha industri rumah tangga pangan khususnya dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah, sekaligus memberikan dorongan dan semangat kepada pelaku UMKM dalam menghasilkan produk yang bermutu dan dapat bersaing di pasaran,” tambahnya.

Abdul Muis, SE, MT juga menjelaskan tentang kunci keamanan pangan yaitu, menjaga kebersihan, memisahkan pangan mentah dari pangan yang matang, memasaknya harus dengan benar, tetap menjaga pangan dari suhu aman dan menggunakan air dan bahan baku yang aman. Selain itu kemasan juga cukup penting dan harus diperhatikan, seperti, kondisi kemasan harus baik/tidak rusak, pangan tidak kadaluarsa serta memiliki nomor izin edar, pungkas Kadis Kesehatan Kabupate  Bener Meriah Abdul Muis, SE, MT.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Hajjah, S.KM dalam laporannya menyampaikan, tujuan diselenggarakannya Bimtek ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman serta untuk mendapatkan informasi  dan juga edukasi tentanmg keamanan pangan bagi pelaku usaha serta mendapatkan sertifikat keamanan pangan untuk izin usaha, paparnya.

Hajjah, S.KM, yang juga nerupakan Kabid Pelayanan dan SDM Dinkes Kabupaten Bener Meriah itu juga menyampaikan, Bimtek tersebut diikuti oleh pesert sebanyak 45 orang yang terdiri dari para pelaku usaha roasting kopi, keripik, tahu/tempe, donat, olahan  tepung, kue kering, madu, aren dalam wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabuapaten Bener Meriah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pegawai Loka POM di Kabupaten Aceh Tengah Sri Wardono,S.Si., Apt., M.Si, Hikmah S.Farm., Apt, Rini Hayati Herman, S.T.P,  para Kabid, dan staf Dinkes Kabupaten Bener Meriah, dan undangan lainnya. (Kiki)

Komentar Via Facebook :