Tempat Hiburan Malam Di Kutabumi Dikeluhkan Masyarakat, Ormas Pemuda Pancasila Datangi Lokasi

Tangerang - Tempat hiburan malam di wilayah Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, semakin menjamur bahkan sudah bercabang, hal itu terlihat dari semakin bertambahnya tempat penyakit masyarakat di wilayah tersebut.

Salah satunya tempat hiburan malam yang berada di bantaran kali Teluk Jakarta, Kelurahan Kutabumi. Ormas Pemuda Pancasila (PP) mendapatkan pengaduan dari masyarakat terkait adanya kegiatan yang mengganggu dan meresahkan warga sekitar. Ketua Pemuda Pancasila, Suhayat, mengatakan dirinya langsung mendatangi lokasi yang disinyalir menyediakan minuman beralkohol dan room karaoke tersebut.

"Setelah mendapatkan aduan dari warga, kami dari Ormas Pemuda Pancasila langsung melakukan kontrol sosial ke lokasi, ternyata kegiatan hiburan malam tersebut tidak mengantongi ijin, baik dari lingkungan maupun instansi terkait, dan bangunan tersebut berdiri diatas tanah milik pemerintah, kami juga menemukan berbagai merk minuman beralkohol dan sejumlah wanita penghibur di tempat tersebut." Kata Suhayat kepada wartawan. Minggu, (12/06/2022)

Lebih lanjut Suhayat mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin lingkungannya tercemar, ia juga akan segera melaporkan kegiatan tersebut kepada Instansi terkait.

"Kami sebagai Organisasi Kemasyarakatan tentunya tidak ingin lingkungan kami ada kegiatan yang bertentangan dengan norma, apalagi yang sifatnya mengganggu warga, selain ke tempat hiburan malam di teluk jakarta, kami juga melakukan monitoring ke tempat prostitusi kali mati yang sebelumnya disegel dan dipasang police line, namun ternyata segel dan police line sudah dibuka oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk memenuhi fungsi kami sebagai Ormas, kami akan melaporkan temuan kami kepada penegak Perda dan instansi terkait, supaya segera dilakukan penindakan, demi kenyamanan warga di lingkungan kami." Paparnya.

Selain itu, Ketua RW 13 Kelurahan Kutabumi, Adam, membenarkan bahwa warganya sangat terganggu dengan adanya kegiatan tersebut, sebelumnya beliau juga sudah pernah menyampaikan keluhannya kepada pemerintah Kelurahan dan Kecamatan.

"Tempat hiburan malam tersebut sudah sejak lama beroprasi di lingkungan kami, dari sore sampai shubuh suara musik tidak berhenti, sehingga warga yang berdekatan dengan tempat tersebut merasa terganggu dan tidak nyaman. Kami dulu sudah melaporkan perihal ini kepada Pak Lurah dan Pak Camat yang dulu, namun tidak ada perubahan, bahkan yang dulunya hanya satu tempat, sekarang informasinya sudah bertambah menjadi tiga tempat." Ucap Ketua RW 13 saat ditemui di kediamannya.

"Langkah kami selanjutnya adalah membuat surat keberatan yang ditanda tangani warga dan memberikannya ke Kelurahan, supaya tempat tersebut segera ditutup dan tidak beraktifitas lagi." Terangnya. (A. Kelonx)

Komentar Via Facebook :