Oknum Kontraktor Kota Bukittinggi Gunakan Material Luar Daerah

 

 

Kupas Kabar-Bukittinggi - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mewajibkan penggunaan produk dalam negeri atau bahan material bangunan lokal untuk proyek properti dan konstruksi mulai tahun anggaran 2021. Hal ini agar memberi dampak yang lebih signifikan bagi pemulihan ekonomi nasional,"terangnya dijakarta Kamis (11/3). 

 

Namun sayangnya masih ada ditemukan Tumpukan semen Garuda yang diduga digunakan untuk pembangun pekerjaan kontruksi Gedung kelas baru MAN 1 Gulai bancah,kecamatan Mandiangin koto salayan kota bukitinggi

 

Meskipun dibawah papan plank proyek tersebut juga ada tulisan pekerjaan ini dibawah pengawasan kejaksaan negeri Bukittinggi,namun diduga pihak kontraktor mengunakan semen garuda dari pulau Jawa yang harganya lebih murah dari pada semen lokal yakni semen padang.

 

Hal ini dibenarkan Edo pelaksana proyek tersebut "Tadi baru saya tanya sama kepala tukang bahwasanya memang sempat kepakai tetapi tidak sampai 2 sak semen merek garuda itu Pak, jawabannya melalui pesan whatsapp senen (22/11) 

 

Sedangkan pemerintah daerah sudah menginstruksikan setiap proyek Pemda Sumbar diharuskan memakai semen Padang. 

 

pantauan media,dilokasi proyek terlihat para pekerja sepertinya tidak dilengkapi dengan pelindung diri atau septi keselamatan kerja. 

 

Edo salah seorang Pelaksana proyek dikonfirmasi melalui sabungan hp-nya,mengatakan "benar ada Semen merek garuda itu ada di lokasi proyek

 

"Semen garuda itu sebenarnya salah Kirim dari pemilik toko bangunan tempat kita belanja,namun setelah kita sampaikan kepada kontraktor CV. Tiga Putri Chania,dia memerintahkan agar Semen tersebut dikembalikan lagi ke Toko,"Katanya," Melalui sambungan HP-nya. 

 

Ketika disinggung perbandingan selisih harga semen Padang,dengan semen Garuda,harga nya lumayan jauh berbeda,semen Padang,harga satu sak Rp 65 ribu,sedangkan semen Garuda hanya Rp 43 ribu,dengan demikian selisih harga ada sekitar 20 ribu setiap satu sak semen.

 

Diketahui Proyek tersebut Sesuai nomor kontrak: B: 570/ MA. 03.13.3 /KS.01.1 /07/ 2021.pelaksananya proyek tersebut adalah CV. Tiga Putri Chania, dengan nilai kontrak Rp. 2.346.718.381,23.waktu pelaksanaannya selama 120 hari, sedangkan pengawas proyek: PT Natural Sumatera Consultant. 

 

hingga berita ini dilansir, pihak terkait lainnya belum dapat dikonfirmasi.( kumbang)

Komentar Via Facebook :